Block Aplikasi Dengan Firewall App Blocker
Pernah merasa kuota internet cepat habis padahal tidak sedang dipakai? Atau ada aplikasi yang terus-menerus update sendiri dan memperlambat laptop? Salah satu solusinya adalah memblokir akses internet aplikasi tertentu. Dengan begitu, aplikasi tetap bisa dipakai seperti biasa, tetapi tidak bisa terhubung ke internet.
Di artikel ini kami bahas dua cara: memakai aplikasi gratis Firewall App Blocker yang praktis, dan memakai Windows Defender Firewall bawaan Windows tanpa aplikasi tambahan.
Kenapa Perlu Memblokir Akses Internet Aplikasi?
- Menghemat kuota, terutama saat memakai tethering dari HP atau paket internet terbatas.
- Mencegah update otomatis pada aplikasi yang versinya sudah cocok dengan pekerjaanmu, misalnya software mesin atau aplikasi kasir lama.
- Menjaga privasi dengan membatasi aplikasi yang mengirim data penggunaan ke internet.
- Membatasi anak agar game tertentu hanya bisa dimainkan offline.
- Mengurangi beban laptop karena proses latar belakang aplikasi yang berkomunikasi dengan server berkurang.
Cara 1: Memakai Firewall App Blocker
Firewall App Blocker (FAB) adalah aplikasi gratis dari Sordum. Aplikasi ini tidak perlu diinstall (portable) dan sebenarnya hanya mempermudah pengaturan Windows Firewall, jadi tidak membebani laptop.
1. Download dan ekstrak
Download Firewall App Blocker dari situs resmi Sordum. Hindari mengunduh dari situs lain karena bisa disisipi malware. Ekstrak file ZIP-nya ke folder yang mudah ditemukan.
2. Jalankan sesuai versi Windows
Buka file Fab_x64.exe untuk Windows 64-bit atau Fab.exe untuk Windows 32-bit. Jika muncul peringatan izin administrator, pilih Yes.
3. Tambahkan aplikasi yang ingin diblokir
Pastikan tab Outbound Rules yang aktif. Klik ikon tanda tambah (+), lalu cari file .exe aplikasi. Biasanya ada di folder C:\Program Files atau C:\Program Files (x86). Cara lebih cepat: seret shortcut atau file aplikasi langsung ke jendela FAB.
4. Blokir juga koneksi masuk (opsional)
Untuk pemblokiran yang lebih menyeluruh, pindah ke tab Inbound Rules dan tambahkan aplikasi yang sama. Untuk sekadar menghemat kuota atau mencegah update, aturan Outbound sudah cukup.
5. Uji hasilnya
Buka aplikasi tersebut. Jika berhasil, aplikasi akan menampilkan pesan tidak ada koneksi, sementara browser dan aplikasi lain tetap bisa online. Biasanya aturan langsung berlaku. Jika belum, restart laptop.
Cara membuka blokir
Buka FAB, klik kanan nama aplikasi, lalu pilih Allow untuk sementara mengizinkan, atau Delete untuk menghapus aturannya.
Cara 2: Memakai Windows Defender Firewall
Jika tidak ingin mengunduh aplikasi apa pun, gunakan firewall bawaan Windows:
- Tekan Windows + R, ketik
wf.msc, lalu tekan Enter. - Klik Outbound Rules di panel kiri, lalu New Rule di panel kanan.
- Pilih Program, klik Next, lalu arahkan ke file
.exeaplikasi. - Pilih Block the connection, centang semua profil (Domain, Private, Public).
- Beri nama aturan, misalnya "Blokir Internet Aplikasi X", lalu klik Finish.
Hasilnya sama dengan cara pertama, hanya langkahnya lebih panjang.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan memblokir file sistem Windows seperti
svchost.exeatau aplikasi keamanan. Windows Update dan antivirus bisa berhenti berfungsi. - Beberapa aplikasi memakai lebih dari satu file
.exe, misalnya file updater terpisah. Blokir semuanya jika aplikasi masih bisa online. - Pemblokiran berlaku per laptop. Jika aplikasi dipasang ulang di lokasi berbeda, aturannya perlu dibuat ulang.
Laptop Tetap Lemot atau Kuota Tetap Boros?
Jika setelah memblokir aplikasi laptop masih lambat atau kuota tetap cepat habis, bisa jadi penyebabnya malware, terlalu banyak program startup, atau disk yang mulai melemah. Teknisi service laptop GCL bisa membantu mengecek dan mengoptimalkan Windows kamu. Konsultasi gratis lewat WhatsApp atau datang ke workshop kami di Kranggan Permai, Jatisampurna, Bekasi.
